Review Pirates of Caribbean : Salazar’s Revenge, Jack Sparrow Kembali !!!

Review Pirates of Caribbean : Salazar’s Revenge



1. Sinopsis

Pirates of Caribbean seri ke 5 kembali lagi, di Indonesia membawa judul Pirates of Caribbean : Salazar’s Revenge, di beberapa Negara mungkin berbeda judul, Pirates of Caribbean : Dead Man Tell No Tales. Kali ini Kapten Jack Sparrow (Johhny Deep) yang jenaka  akan dikejar oleh musuh masa lalunya Kapten Salazar (Javier Bardem). Satu-satunya harapan jack untuk selamat adalah Trisula milik dewa laut Poseidon. Untuk mendapatkan Trisula itu Jack bekerja sama dengan Carina Smyth (Kaya Scodelario), seorang ilmuwan astronom yang dituduh penyihir, dan Henry Tunner (Benton Thwaites) seorang pelaut yang mempelajari berbagai teks kuno dan legenda kuno untuk menyelamatkan ayahnya dari kutukan kapal Flying Dutcman. Mampukah Jack, Carina dan Henry menemukan Trisula Poseidon? Apakah Jack bisa lolos dari balas dendam Kapten Salazar?

2. Review (Awas Spoiler)

Seorang anak mempelajari teks-teks dan legenda kuno, dia mempunyai tujuan untuk menemukan kapal Flying Duthcman. Dia tidak ingin harta karun atau kekuasaan, dia hanya ingin bertemu ayahnya, Will Turner (Orlando Bloom). Yeah,dia kembali lagi, saat Pirates of The Caribbean : On Stranger Tides yang terasa hambar, mungkin Disney menyadarinya.

Anak itu berhasil menemukan kapal Flying Dutcman dan berhasil bertemu dengan ayahnya. Tujuan dia bertemu adalah untuk meruntuhkan kutukan ayahnya, namun ayahnya berkilah bahwa itu semua mustahil dan ini adalah takdir untuk dikutuk menjadi kapten Flying Dutchman. 

Will dan Henry Turner kecil
Tapi Henry Turner kecil mempunyai ide, untuk membebaskan ayahnya dia akan menemukan Trisula Poseidon yang mempunyai kuasa di seluruh lautan. Ayahnya menolak demi keselamatan Henry, tapi Henry bersikeras dia akan meminta bantuan Jack Sparrow. Ayahnya semakin menolak begitu mendengar nama “Jack Sparrow. Apapun alasan Henry, Will Turner tak akan pernah setuju, dia pun meninggalkan anaknya di tengah lautan yang luas.

Jack Sparrow
10 tahun kemudian, Henry dewasa bergabung dengan kapal angkatan bersenjata Inggris. Kapal itu sedang mengejar kapal bajak laut. Henry yang telah mempelajari legenda kuno berusaha mengingatkan kapten kapal untuk berbalik arah, karena kapal bajak laut yang mereka kejar menuju ke Devil Triangle (segitiga setan). Henry malah dituduh penghianat karena lancang memerintah kapten dan juga dianggap gila karena percaya legenda kuno, diapun decebloskan ke penjara kapal.

Kapten kapal tetap bersikukuh mengejar kapal bajak laut yang telah masuk ke Devil Triangle. Henry yang berada di penjara melihat dari jendela kecil sinar matahari yang awalnya besinar terang, menjadi gelap gulita. Kapten kapal Inggris melihat bahwa kapal bajak laut yang ia kejar telah hancur lebur, dia melihat dari kejauhan ada sebuah kapal lagi yang mendekat. Karena rasa ketakutan yang mulai melanda, kapten memerintahkan pasukannya menembaki kapal misterius itu. Kapal itu adalah kapal milik Kapten Salazar.

Kapten Salazar
Pasukan hantu membantai armada Inggris, Kapten Salazar muncul dan membunuh kapten kapal inggris itu. Javier Bardem, nama yang selalu saya ingat saat ia menjadi musuh di James Bond : Skyfall, aktingnya berkelas di film itu. Di film Pirates 5 ini, aktingnya masih berkelas walau kita akan melihat beliau berwajah dicampur dengan efek animasi, seperti Flying Dutchman di film kedua dan ketiga.

Seluruh awak mati, terkecuali Henry dan seorang kakek di sel tahahan kapal. Kapten Salazar berjalan menghampiri Henry. Kakek yang menjadi teman sel Henry ketakutan melihat pasukan hantu Kapten Salazar, diapun dibunuh. Henry ketakutan, tapi Kapten Salazar berrjanji tidak membunuh Henry karena dia selalu membiarkan satu orang hidup untuk bercerita, karena orang mati tidak bisa bercerita (Dead Man Tell No Tales). Kapten Salazar bertanya kepada Henry apakah ia tahu Jack Sparrow? Henry mengangguk, karena kebetulan ia juga sedang mencari Jack Sparrow. Kapten Salazar menitip pesan untuk Jack Sparrow bahwa dia dan awaknya sudah dikutuk di Devil Triangle, dia dan awaknya ingin melihat matahari dan keluar dari Devil Triangle, kuncinya adalah kompas yang dimiliki Jack Sparrow.

Disebuah kota, Carina dituduh menjadi penyihir, padahal yang dia lakukan selama ini adalah ilmiah. Di film ini diperlihatkan sindiran halus di jaman tersebut, ketika Carina memasuki sebuah bangunan untuk meneliti Astronomi, terdapat tulisan di pintu masuk “Wanita dan Anjing dilarang masuk”.

Di tempat yang lain, tapi masih di satu kota. Diadakan acara untuk pembukaan bank baru, yang mereka banggakan adalah sebuah brangkas yang diklaim tidak bisa ditembus oleh siapa pun, orang-orang yang hadirpun bertepuk tangan ikut berbangga. Untuk membuktikan hal tersebut, brangkas pun dibuka untuk memperlihatkan uang dan emas yang ada di dalam brangkas masih aman. Ketika dibuka semua mata tertuju kepada satu orang yang mabuk dan tertidur di dalam brangkas. Siapa lagi kalau bukan Jack Sparrow.

Pulau itu ternyata dikuasai oleh angkatan Inggris, Jack Sparrow diteriaki “bajak laut”, lalu dibidik oleh senjata para angkatan bersenjata. Tapi semua itu bagian dari rencana Jack dan anak buahnya. Ya, masih ada Gibbs (Kevin McNally), Marty (Martin Klebba), Scrum (Stephan Graham) dan beberapa anak buah yang tidak sampai 10 orang. Kelompok bajak laut kecil itu pun menarik brangkas yang sudah di ikatkan tali ke beberapa kuda yang telah dipersiapkan. Dengan aba-aba master Gibbs, kuda berusaha menarik brangkas itu, tapi karena kebodohan Jack, mereka tidak hanya berhasil menarik brangkas tapi menarik seluruh bank. Mirip adegan di Fast Five tapi ini brangkas dan bank sekaligus yang ditarik. 

Chaos tentu !! Seperti biasa gaya Jack yang kocak dan kecerdikannya dia berhasil melarikan diri dengan brangkas curian yang setelah sampai ke tempat persembunyian meraka, karena ulah Jack Sparrow brangkas terbuka di tengah jalan, tidak tersisa satu koin emas pun, hanya tersisa satu keping emas yang langsung di ambil Jack sendiri, dasar bajak laut ! Oiya di pertengahan pelarian sekaligus pencurian tadi, Jack tidak sengaja bertemu dengan Carina yang juga berhasil melarikan diri dari tuduhan penyihir.

Persembunyian Jack merupakan sebuah kapal kecil, yang tengah dia dan anak buahnya bangun. Rencana meraka mencuri mungkin untuk menyelesaikan kapal tersebut. Anak buah Jack pun mepertanyakan kesungguhan Jack untuk bisa berlayar lagi sebagai bajak laut, tapi Jack tidak bisa berbuat banyak dengan kekeonyolannya. Anak buah Jack meninggalkannya, termasuk juga Gibbs.

Di waktu yang lain dan masih di kota yang sama, Henry ditemukan oleh angkatan laut Inggris terapung di laut dan dirawat. Tapi Henry dituduh penghianat karena hanya dia yang berhasil selamat, Henry bersikeras ia harus pergi untuk menemukan Trisula Poseidon, tapi dia tidak digubris. Seorang perawat menghampiri Henry yang ternyata adalah Carina yang menyamar, dia juga mencari Trisula Poseidon dan dia mempunyai peta untuk mencapai kesana. Angkatan Inggirs yang menyadari Carina menyamar pun mengejarnya, angkatan Inggris berhasil menangkap Carina, sebelum tertangkap Carina berhasil membantu Henry kabur.

Jack Sparrow yang konyol membuat kesalahan dengan menukar kompas miliknya dengan sebuah botol bir. Lepasnya kompas dari tangan Jack, membuat kutukan untuk Kapten Salazar menghilang. Kapten Salazar dan anak buahnya berhasil keluar dari Devil Triangle dan bersiap mengejar Jack Sparrow. Jack Sparrow yang mabuk di tangkap dan di jebloskan di penjara. Henry yang berhasil menyusup ke penjara, memberitahu Jack tentang pesan dari Kapten Salazar. Henry juga bercerita hanya Trisula Poseidon yang mampu menyelamatkannya dan dia juga bercerita hanya Carina yang mampu membaca “peta yang tidak dapat dibaca” untuk menemukan lokasi Trisula Poseidon.

Keesokan harinya, para warga berbondong-bondong menyaksikan Jack Sparrow dan Carina yang akan dihukum mati. Tapi Henry dan kru Jack Sparrow yang kembali untuk Jack berhasil menyelamatkan mereka berdua. Tentu dengan cara yang gila dan konyol.

Kapten Barbossa (Geoffrey Rush) merasa terancam, walaupun ia sekarang menjadi bajak laut yang kaya raya tapi Kapten Salazar juga mengincar para bajak laut selain Jack Sparrow. Dengan bantuan Barbossa lah Jack Sparrow mendapatkan Black Pearl kembali. Pearl yang dikurung di sebuah botol bisa dilepaskan kembali ke lautan yang luas, karena Barbossa mewarisi kekuatan Blackbeard (Ian McShane) di Perates of The Caribbean : On Stranger Tides. Petualangan mereka pun dimulai, mereka harus berkejaran dengan waktu untuk menemukan Trisula Poseidon atau terlambat dan binasa oleh kejaran Kapten Salazar yang murka.

Carina dan Henry
Carina yang menyukai hal yang lebih ilmiah bebeda dengan Henry yang terbiasa mempelajari hal-hal legenda yang mistis, Barbossa dengan sifat liciknya serta Jack Sparrow dengan gaya khasnya yang cerdik dan jenaka, semua komponen yang mampu membuat film ini menjadi sangat menarik. Petualangan mereka mampu menghadirkan efek dramatis, rasa simpatik dan kejenakaan di balik kepahlawanan. Kapten Salazar mampu menjadi penjahat yang scary. Di film diceritakan bagaimana Kapten Salazar menjadi seorang yang terkutuk dan jahat dengan sangat detail. Bahkan berhubungan dengan Jack Sparrow yang masih muda dulu.

3. Kesimpulan

Premis dan ending di film ini tidak terduga dan lumayan membuat mata terbuka lebih lebar. Kehadiran kembali Will Turner dan Elizabeth Swann (Keira Knightley) tidak terkesan hanya sebagai tempelan, tapi menjadi awal dan akhir pada inti cerita. Joachim Rønning dan Espen Sandberg seperti sangat mengerti untuk mengemas dunia Jack Sparrow menjadi lebih renyah. Good Job !

Para pemeran utama di film ini

Patut ditunggu untuk film selanjutnya, setelah melihat film ini kita seperti ditarik kembali ke film yang pertama Pirates of The Caribbean : TheCurse of The Black Pearl. Seperti kita tahu di film yang kedua Pirates of The Caribbean : Dead Man’s Chest membuat penggemar Jack Sparrow bersorak, film yang sangat menawan (masih menjadi seri Perates of The Caribbean paling bagus menurut saya). Nah di film yang ke 6 nanti semoga mampu meneruskan kualitasnya, dan seorang Jack Sparrow masih akan berpetualang.


Pengulas adalah seorang pecinta film dalam negeri maupun luar negeri, tidak pernah bersekolah film tapi merupakan penikmat film berdosis tinggi ,tapi jujur bukan orang gila. Pengulas hanya mengulas film dengan sejujur-jujurnya dan apa adanya berusaha berimbang dengan kelebihan dan kekurangan film itu sendiri.

Erisfika Bahrul Hikmah

Rating Film : 8,5/10


Sumber :
2. Sumber 2

Artikel ini juga bisa dibaca di Hipwee

Comments

Popular posts from this blog

Ulasan : Film Hangout (rilis : 22 Desember 2016)

Ulasan Film Cek Toko Sebelah 2017 : Berlari Tanpa Kaki