Review The Fate of the Furious 2017 (Fast 8) : Keluarga Baru (Part 2)



Review (Awas Spoiler)

Setelah ini saya akan memberikan ulasan secara mendalam tentang film ini, mohon yang belum menonton film ini jangan melanjutkan membaca. Karena disamping tidak akan seru bila kalian membaca lalu menonton film ini, dan yang paling utama, karena kita harus menghargai sebuah karya.

5. Teka-Teki Terbongkar

Di markas, Mr. Little Nobody, Hobbs, Letty, Tej, Ramsey dan Roman meratapi kekalahan mereka. Hobbs semakin marah saat mengetahui Deckard tidak selamat, meninggal dunia.

Di pihak Chiper, walau mereka mendapatkan kode nuklir itu, tapi dalam organisasinya kesalahan sekecil apapun tidak bisa diterima. Dom yang terlihat membiarkan Letty pergi sama juga kesalahan untuk Chiper. Bagi Chiper Dom tidaklah berhasil, yang membuat semua rencananya berhasil adalah Rhodes. Sebagai hukuman, Dom kehilangan salah satu dari yang selama ini dia perjuangkan sampai harus menghianati keluarganya. Atas perintah Chiper, Rhodes menembak mati Elena tepat di hadapan Dom, dan Dom tidak bisa berbuat banyak karena terpisahkan oleh kaca anti peluru. Dom yang marah besar, seakan punya suatu rencana untuk menghentikan ini semua.

Di sisi lainnya, tim ex-Dom telah menemukan rangkaian teka-teki, bahwa Letnan Rhodes telah berhubungan dengan Letty, Letnan Rhodes juga berhubungan dengan Mose Jakanda, penjahat yang menginginkan God’s Eye di Fast 7. Itu berarti tim Dom telah merusak pesta Chiper berkali-kali. Call back yang menarik, jadi semua ini berhubungan. Tentu fakta lain adalah Shaw bersaudara pernah bekerja kepada Chiper.

Mr. Nobody menyambangi markas dan memberikan pencerahan. Bahwa tujuan Chiper selanjutnya adalah Vlandovin, suatu wilayah di Rusia yang oleh Ramsey di prediksi hanya terdapat bongkahan es disana. Tapi dengan informasi intelijen dari Mr. Nobody, diketahui disana ada markas rahasia pemberontak Rusia yang menyimpan sebuah kapal selam yang mampu meluncurkan nuklir dari kode yang berhasil dicuri Chiper dari Menteri Pertahanan Rusia.

Hobbs menguslkan untuk masuk ke wilayah Rusia secepatnya tanpa jalur yang legal, tapi Mr. Little Nobody menolaknya karena itu di luar peraturan. Hobbs lalu memberikan petuah bahwa lebih baik mana menghentikan perang dunia ke 3 atau menaati semua peraturan. Mr. Little Nobody pun sadar bahwa peraturan yang paling baik untuk saat itu adalah tidak ada peraturan. Dia pun membebaskan anggota tim untuk memilih mobil sesuka hati mereka, dan mereka semua pun berangkat ke Rusia.

Setelah mereka semua sudah berada di Rusia, kecuali Mr. Nobody, mereka mengintai markas rahasia itu dan menemukan bahwa benar disana terdapat kapal selam yang menjadi incaran Chiper.

Dari kejauhan tampak Dom sedang mengendarai mobil yang dirancang tahan akan tembakan peluru. Dom menuju ke markas rahasia itu, pasukan yang berada disana dengan sigap menyambut Dom. Tapi Dom mempunyai EMC, ketika Dom menekan tombol untuk mengaktifkan EMC itu, seketika semua listrik di markas itu pun mati total. Terkecuali listrik di kapal selam yang masih menyala, Dom butuh watu mengisi kembali tenaga EMC. Setelah terisi penuh, Dom memposisikan mobilnya di bawah kapal selam itu, dan simsalabim, tenaga listrik di kapal selam itu pun mati total, dengan begitu Chiper bisa meng-hack dan mengontrol kapal selam itu.

Tim ex-Dom pun tidak tinggal diam, mereka mempunyai rencana untuk mengambil alih kembali secara manual kapal selam itu. Ramsey punya rencana untuk meng-hack kapal selam itu dari ruang kendali, tapi Tej punya rencana untuk megambil cip peluncuran nuklir. Tapi Hobbs bilang, “Lakukan saja keduanya!”. Mereka pun bergerak untuk mencegah kapal selam masuk ke dalam air.

Setelah itu terjadi pertempuran antara pasukan pemberontak melawan mobil yang ditumpangi Dom dan para mantan anggota krunya. Dom berusaha kabur dari markas itu karena tugasnya telah selesai, tim ex-Dom berusaha masuk ke dalam kapal selam.

Letty dan Hobbs bertugas sebagai tukang pukul para pasukan yang berada si kapal selam. Sementara Ramsey beradu skil hacker dengan Chiper untuk menguasai kapal selam itu, yang pada akhirnya Chiper lah yang menang, kesempatan hanya ada pada tim Tej yang berusaha mengambil cip peluncuran nuklir. Chiper yang sudah sepenuhnya menguasai kapal selam berniat meluncurkan nuklir. Tim Tej berkejar waktu untuk menemukan cip sebelum nuklir meluncur. Terjadi hal yang lucu ketika Tej, Roman dan Mr. Little Nobody terjebak di ruangan yang terdapat cip tersebut. Mereka juga tidak tahu mana cip yang harus dicabut karena semua berbahasa Rusia, tapi dengan sedikit keberuntungan Mr. Little Nobody dapat mengambil cip peluncuran nuklir sehingga tepat waktu untuk membatalkan nuklir yang sudah mau meluncur.

Dom yang berhasil keluar dari markas rahasia ternyata bertemu dengan Rhodes, entah apa yang direncanakan Chiper selanjutnya.

Tim ex-Dom juga berhasil keluar dari markas itu tapi di belakang mereka muncul pasukan pemberontak yang mengejar meraka. Tujuan meraka adalah mencegat kapal selam di ujung perairan. Chiper yang mengetahui rencana itu segera memerintahkan Rhodes untuk menghabisi tim ex-Dom.


Seperti biasa kita akan disuguhkan adegan kejar-kejaran mobil yang kali ini tidak di aspal melainkan salju yang licin. Roman yang mengendarai Lamborghini terlihat tergelincir sehingga berada di belakang timnya dan jadi bulan-bulanan pasukan pemberontak yang menembakinya. Tej yang mengendarai mini tank, memutar senjatanya ke belakang dan menembakkan senjatanya, mobil pasukan pemberontak terguling hebat. F. Gary Gray menyelingi adegan kejar-kejaran ini dengan slow motion, untuk membuat penonton menahan nafas sejenak,cukup efektif.

Roman Pearce menjadi bahan banyolan di film ini, mobil mahalnya terperosok di tengah salju dan tenggelam, tej dengan sigap melontarkan tali dan menyelamatkan Roman dengan hanya pintu mobilnya yang tersisa, teknik yang persis seperti ketika mereka gagal menangkap Dom di New York.

6. Dom yang Terbebas

Rhodes mengeluarkan senjata sniper dan mulai membidik anggota tim ex-Dom. Di tempat lainnya, terlihat dua orang memasuki pesawat Chiper, entah siapa mereka berdua, tapi Dom terlihat melihat smartphone nya seperti menunggu sesuatu. Di waktu yang sama Rhodes terlihat sudah membidik tergetnya.

Chiper mengetahui ada yang menerobos masuk ke pesawatnya, dari tampilan kemera di pesawat terlihat jelas wajah kedua penyusupnya. Deckard Shaw dan Owen Shaw (Luke Evans). What the? Iya Deckard Shaw kembali dari kubur. Owen dan Deckard menerobos ke dalam pesawat, Owen melumpuhkan sang pilot sedangkan Deckard seperti mempunyai tugas khusus. Di tengah perkelahian Deckard dengan para anak buah Chiper di pesawat, diselingi penjelasan flashback mengapa semua ini bisa terjadi.

Setelah Deckard di tembak oleh Dom, dia di angkat oleh dua polisi yang ternyata adalah Leo (Tego Calderon) dan Santos (Don Omar), masih ingat tentang mereka yang selalu berbeda pendapat di Fast Five? Jadi timbul pertanyaan, mengapa mereka tidak ikut dengan tim Dom ya di film ini? Ok flashback lagi. Leo dan Santos memasukkan tubuh Deckard ke dalam mobil yang disana sudah ada wanita yang ditemui Dom saat di New York, oiya saat Dom mengulur waktu dia juga dibantu oleh Raldo, orang yang balapan dengan Dom di kuba, ia menyamar menjadi kurir yang menutupi pergerakan Dom sehingga tidak terpantau oleh Chiper. Di mobil, Deckard diberikan alat oleh wanita yang akhirnya kita semua tahu dia adalah ibu dari Deckard. Alat yang meyerupai jam tangan ber-GPS itu membawa Deckard ke pesawat Chiper tapi tidak hanya menemukan pesawat, alat itu menunjukkan tempat dimana bayi Dom dikurung. Bagaimana bisa? Ternyata alat itu mengarah ke kalung Dom yang ternyata di letakkan secara sengaja oleh Dom di tempat anaknya disekap. Wow calback yang luar biasa, atau sangat klise? Itu maksud saya tadi tentang klise,ok nanti saya jelaskan lagi. Kembali ke Decakard yang sudah berhasil menemukan anak Dom.

Rhodes siap dengan satu tembakan jitunya saat Dom menerima koneksi dari Deckard bahwa dia berhasil menemukan anaknya. Yeah, inilah Dom yang sesungguhnya tidak terpenjara lagi. Ketika Rhodes menembak, Dom memajukan sedikit mobilnya dan mengenai Rhodes yang membuat tembakannya meleset. Rhodes yang marah mempertanyakan tindakan Dom itu. Dom yang sudah memendam amarahnya telalu lama, melampiaskannya kepada Rhodes. Ketika Dom membanting Rhodes F. Gary Gray kembali menerapkan flip movement camera, mirip sekali saat di fast 7 saat Hobbs berkelahi dengan Deckard di ruang kerja Hobbs, dan tambah yakin James Wan lebih bagus dalam mengeksekusinya. Setelah Rhodes lumpuh, ia menghubungi Chiper kalau dia menargetkan orang yang salah dan dirinya lah sekarang menjadi terget. Di dalam pesawat Deckard dengan membawa sang bayi berhasil melewati anak buah Chiper yang mencegah meraka. Adegan aksi dan humor tercampur disisni, tapi tidak tahu menurut saya terlalu berlebihan, walau masih tetep lucu sih.

Para pemberontak yang mengejar mulai mengunakan rudal, untuk melumpuhkan tim ex-Dom. Disaat yang genting, Dom datang dan menghancurkan mobil peluncur rudal itu. Tim Dom berkumpul kembali, tapi mereka tidak bisa “berpelukan” terlalu lama, Chiper yang marah juga meluncurkan rudal dari kapal selam. Rudal itu bisa dibelokkan oleh Hobbs dengan perjuangan yang berat. Chiper yang mulai kehabisan kesabaran menaikkan kapal selamnya dari air dan membuat salju yang menjadi aspal dadakan di film ini porak poranda. Usaha Chiper itu pun sia-sia karena tim Dom masih bertahan. Dom berkata kepada Chiper kalau dia sudah salah menganggu bulan madunya, Chiper sangat marah dan memerintahkan anak buahnya meluncurkan rudal pencari panas. Tim Dom tidak akan selamat kali ini, tapi Dom punya ide lagi. Dia memerintahkan mobil lain berpencar, dia membuat rudal itu memburunya. Dengan kecerdikannya Dom mengarahkan rudal itu mengarah ke kapal selam, BOOOM. Rudal itu mengenai kapal selam dan meledak, mobil Dom tidak bisa menghindar dari ledakan itu,dan terguling. Dom keluar dari mobilnya yang terbakar,dan menanti ajal karena api dari ledakan kapal selam akan datang langsung padanya. Tapi tidak, tim Dom bersama-sama menempatkan mobil di depan Dom sehingga dampak lagsung api itu tidak langsung mengenai Dom. So Sweet.

7. Nama Bayi itu adalah. . .

Di dalam pesawat Deckard berhasil menemukan Chiper dan berniat membunuhnya, tapi Chiper sudah merencanakan misi melarikan diri dengan parasut, dia membuka pintu pesawat dan terbang, bayi Dom tertarik keluar, dan Deckard lebih memilih menyelamatkan bayi Dom daripada mengejar Chiper. Semua akting aktor menurut saya maksimal cuma untuk Charlize Theron, saya lebih ngeri aktingnya di Mad Max : Fury Road (2015).

Ending film ini terjadi di sebuah rumah yang mereka semua berkumpul untuk menanti Deckard yang membawa anak Dom. Sebelum itu, Mr. Nobody dan Mr. Little Nobody datang dan menawarkan kepada Hobbs untuk bertugas kembali, Hobbs yang melihat putrinya dan sadar bahwa semua ini sudah cukup dan dia ingin istirahat dan menemani putrinya dirumah.

Deckard pun datang dengan membawa anak Dom. Dom menganggap anaknya dan Letty adalah orang paling berharga di bumi ini, dia juga berterima kasih kepada tim (keluraganya) karena tidak meninggalknya saat dia meninggakan keluarganya. Dom pun memberi nama bayi laki-lakinya, nama yang sangat berharga karena nama itu adalah bagiian dari keluarganya, nama bayi itu adalah Bryan. Tamat.

Kesimpulan

Fast & Farious series adalah film yang selalu berkembang di tiap seri nya. Tentu kita ingat film pertama seri ini bercerita tentang sesuatu sederhana serta terkesan klise. Seorang polisi yang menyamar sebagai pembalap yang menyusup untuk mengungkap sebuah kejahatan, tetapi di tengah misinya dia jatuh cinta dengan adik dari orang yang dia curigai sebagai tersangka. 

Tentu kita tidak akan menyangka bertahun-tahun setelahnya Polisi itu menjadi penjahat yang dikejar aparat kepolisian bahkan FBI. Dan lebih gila nya lagi salah satu anggota DSS bekerja sama dengan para penjahat itu untuk membantu mencuri uang dari sebuah brangkas di Brazil? Bahkan membantu FBI untuk menangkap buronan Internasional di Fast 6 dan Fast 7. 

Di Fast 8 masalah yang dilalui para tokoh ini seperti kembali ke klise lagi, masalah ini terlalu “di dalam”. Call back di akhir cerita mengindikasikan bahwa film ini haruslah menarik walau tidak terlalu gemuk dalam bercerita, tidak banyak konflik eksternal yang tercipta. Kita akan disuguhkan masalah yang mengerucut kepada pengenalan karakter baru dan anggota tim Dom yang baru. Tapi seperti yang sudah saya utarakan, film ini masih berada di jalur yang tepat, tentu kita berharap film ini adalah permulaan kembali setelah ditinggal Paul Walker, sentimen ini diperkuat dengan penyataan Vin Diesel tentang fix nya jadwal Fast 9 (19 April 2019) dan Fast 10 (2 April 2021). Tentu kita akan mengharapkan trilogi yang luar biasa, dan Fast 8 sudah melakukan yang terbaik untuk menjadi film pertama yang lahir kembali.

RATING FILM : 7,5/10

Mohon maaf bila terdapat ketidakakuratan cerita dalam ulasan film Fast 8 ini, karena saya mengulas film ini kurang lebih 1 bulan setelah menontonya di bioskop. Pengulas hanya mengulas film dengan sejujur-jujurnya dan apa adanya berusaha berimbang dengan kelebihan dan kekurangan film itu sendiriMungkin ada bagian yang tidak urut, informasi nama atau perbedaan kesimpulan, mohon diberitahukan ke penulis di comment atau contact yang bisa dihubungi. Terima kasih.

Erisfika Bahrul Hikmah.

Comments

  1. Permisi. Secara kebetulan saya terdampar ke blog ini, setelah saya baca-baca ternyata artikel-artikelnya cukup bagus dan banyak isi yang sangatlah banyak manfaatnya.

    Izin ikut komen dan sharing beberapa tulisan ke sosmed saya ya sekalian biar
    blog ini tambah banyak pengunjungnya. Mudah mudahan selalu di tambahkan artikel baru terus ya
    blognya.Terima Kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih ya apresiasinya. Semoga bermanfa'at

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Ulasan : Film Hangout (rilis : 22 Desember 2016)

Ulasan Film Cek Toko Sebelah 2017 : Berlari Tanpa Kaki